Cara Install Drupal di Ubuntu
Drupal adalah sistem manajemen konten (CMS) yang dirancang untuk membangun situs web kustom untuk penggunaan pribadi dan bisnis. Dengan performa yang tinggi dan skalabilitas yang baik, Drupal menyediakan alat yang diperlukan untuk membuat situs web "komunitas" yang kaya dan interaktif, termasuk forum, blog pengguna, dan pesan pribadi.
Dalam tutorial ini, kita akan memandu Anda melalui langkah-langkah untuk menginstal Drupal di Ubuntu menggunakan Drush, alat baris perintah yang mempermudah administrasi dan modifikasi situs Drupal.
Prasyarat
- Anda memiliki server Ubuntu (versi 18.04 atau lebih baru).
- Anda memiliki akses ke akun pengguna dengan hak istimewa sudo.
- Anda telah menginstal dan mengkonfigurasi LAMP stack (Linux, Apache, MySQL, PHP).
- Anda memiliki pengetahuan dasar tentang penggunaan terminal.
Pastikan Anda mengikuti panduan yang telah kami persiapkan tentang cara mengamankan server Anda sebelum melanjutkan instalasi Drupal.
Langkah Utama
1. Instal Drush
Drush adalah alat baris perintah yang mempermudah pengelolaan situs Drupal. Untuk menginstal Drush, jalankan perintah berikut di terminal:
sudo apt-get install drush
Setelah instalasi selesai, Anda dapat memverifikasi instalasi Drush dengan menjalankan:
drush --version
2. Unduh dan Siapkan Drupal
Navigasikan ke direktori root dokumen situs Anda. Jika Anda telah mengikuti panduan LAMP, direktori ini biasanya terletak di /var/www/html/example.com/public_html/. Gantilah example.com dengan nama domain Anda yang sesuai.
cd /var/www/html/example.com
Unduh tarball Drupal terbaru. Pada saat penulisan, versi terbaru adalah 8.8.3. Pastikan untuk memeriksa halaman unduhan Drupal untuk versi terbaru dan mengganti 8.8.3 jika diperlukan:
sudo wget http://ftp.drupal.org/files/projects/drupal-8.8.3.tar.gz
Ekstrak isi tarball ke dalam root dokumen situs Anda:
sudo tar -zxvf drupal-8.*.tar.gz --strip-components=1 -C public_html
Drupal tergantung pada pustaka grafis PHP yang disebut GD. Instal GD dan ketergantungan lainnya dengan perintah berikut:
sudo apt-get install php-gd php-xml php-dom php-simplexml php-mbstring
3. Siapkan Pengaturan Drupal
Buat file settings.php untuk instalasi Drupal Anda dari file pengaturan default:
sudo cp /var/www/html/example.com/public_html/sites/default/default.settings.php /var/www/html/example.com/public_html/sites/default/settings.php
Untuk meningkatkan keamanan, Anda perlu menegakkan nama host yang dapat dipercaya. Edit file settings.php dengan editor teks pilihan Anda dan tambahkan nama host yang sesuai:
sudo nano /var/www/html/example.com/public_html/sites/default/settings.php
Gantilah baris yang diperlukan sesuai dengan aplikasi Anda.
4. Konfigurasi Database
Selanjutnya, Anda perlu membuat database untuk Drupal. Masuk ke MySQL menggunakan perintah:
mysql -u root -p
Setelah masuk, jalankan perintah berikut untuk membuat database dan pengguna:
CREATE DATABASE drupal_db;
CREATE USER 'drupal_user'@'localhost' IDENTIFIED BY 'password';
GRANT ALL PRIVILEGES ON drupal_db.* TO 'drupal_user'@'localhost';
FLUSH PRIVILEGES;
EXIT;
5. Instalasi Melalui Web
Setelah semua persiapan selesai, buka browser Anda dan akses situs Anda melalui URL. Anda akan diarahkan ke wizard instalasi Drupal. Ikuti petunjuk di layar untuk menyelesaikan instalasi.
Konfigurasi Lanjutan
1. Mengatur Cron Job
Drupal memerlukan tugas cron untuk mengelola tugas latar belakang. Anda dapat mengatur cron job dengan mengetik:
crontab -e
Tambahkan baris berikut untuk mengeksekusi Drush cron setiap jam:
0 drush -r /var/www/html/example.com/public_html cron
2. Mengoptimalkan Kinerja
Untuk meningkatkan kinerja, aktifkan caching dan pengoptimalan pada Drupal melalui antarmuka admin dan konfigurasi modul caching.
Best Practices
- Selalu gunakan versi terbaru dari Drupal dan modul-modulnya untuk meningkatkan keamanan.
- Gunakan HTTPS untuk mengenkripsi data antara server dan pengguna.
- Rutin backup data situs Anda untuk menghindari kehilangan informasi.
- Terapkan aturan firewall yang tepat untuk melindungi server Anda dari akses yang tidak sah.
Troubleshooting
Jika Anda mengalami masalah dalam instalasi, berikut beberapa langkah pemecahan masalah yang dapat dilakukan:
- Pastikan semua ketergantungan PHP telah diinstal dengan benar.
- Periksa izin dan kepemilikan pada direktori Drupal Anda.
- Pastikan database yang Anda buat dapat diakses oleh pengguna yang ditentukan.
- Periksa log Apache dan Drupal untuk menemukan error yang lebih detail.
Kesimpulan
Dalam tutorial ini, kami telah membahas cara menginstal dan mengkonfigurasi Drupal di Ubuntu menggunakan Drush. Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda sekarang memiliki situs Drupal yang siap digunakan. Jangan ragu untuk mengeksplorasi lebih jauh fitur-fitur yang ditawarkan oleh Drupal dan sesuaikan situs Anda sesuai kebutuhan.
Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, Anda dapat menghubungi komunitas Drupal atau mencari bantuan di forum dukungan.
Verifikasi Teknis
Panduan ini disusun berdasarkan referensi teknis terbaru. Namun, konfigurasi server dapat bervariasi. Lihat sumber referensi asli →
