
Cara Setting WordPress Multisite dengan Nginx dan Sub-directories
Panduan ini bertujuan memberikan langkah-langkah detail dalam mengkonfigurasi WordPress Multisite dengan Nginx menggunakan sub-directories. WordPress Multisite memungkinkan Anda untuk mengelola beberapa situs dalam satu instalasi WordPress. Dalam tutorial ini, kita akan membahas dari awal hingga akhir, termasuk konfigurasi lanjutan dan praktik terbaik.
Prasyarat
- Server dengan sistem operasi Linux (Ubuntu lebih disarankan).
- Instalasi WordPress yang sudah berjalan.
- Akses ke server sebagai pengguna dengan hak sudo.
- Nginx terinstal dan dikonfigurasi untuk melayani WordPress.
- Pemahaman dasar tentang DNS dan pengaturan domain.
Langkah Utama
1. Mengaktifkan Multisite di WordPress
Langkah pertama adalah mengaktifkan fitur Multisite di WordPress. Untuk melakukannya, edit file wp-config.php yang terletak di direktori instalasi WordPress Anda.
define('WP_ALLOW_MULTISITE', true);
2. Mengonfigurasi Multisite
Setelah mengaktifkan, buka dashboard admin WordPress Anda dan navigasikan ke Tools > Network Setup. Pilih opsi sub-directory dan ikuti instruksi di layar. Anda akan diberikan beberapa kode untuk ditambahkan ke wp-config.php dan .htaccess.
3. Menambahkan Kode ke wp-config.php
Anda perlu menambahkan kode berikut ke wp-config.php setelah mendefinisikan WP_ALLOW_MULTISITE:
define('MULTISITE', true);
define('SUBDOMAIN_INSTALL', false);
define('DOMAIN_CURRENT_SITE', 'yourdomain.com');
define('PATH_CURRENT_SITE', '/');
define('SITE_ID_CURRENT_SITE', 1);
define('BLOG_ID_CURRENT_SITE', 1);
4. Menambahkan Kode ke .htaccess
Gantilah isi file .htaccess Anda dengan kode ini:
RewriteEngine On
RewriteBase /
RewriteRule ^index\.php$ - [L]
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
RewriteRule . /index.php [L]
5. Mengonfigurasi Nginx
Konfigurasi Nginx perlu disesuaikan agar dapat menangani permintaan untuk WordPress Multisite. Buka file konfigurasi situs Anda yang biasanya terletak di /etc/nginx/sites-available/yourdomain.com. Tambahkan blok server berikut:
server {
listen 80;
server_name yourdomain.com www.yourdomain.com;
root /var/www/html; # Sesuaikan dengan direktori root WordPress Anda
index index.php index.html index.htm;
location / {
try_files $uri $uri/ /index.php?$args;
}
location ~ \.php$ {
include snippets/fastcgi-php.conf;
fastcgi_pass unix:/var/run/php/php7.4-fpm.sock; # Sesuaikan dengan versi PHP Anda
fastcgi_param SCRIPT_FILENAME $document_root$fastcgi_script_name;
include fastcgi_params;
}
location ~* \.(jpg|jpeg|gif|css|png|js|ico|svg)$ {
expires max;
log_not_found off;
}
}
6. Menguji Konfigurasi
Setelah selesai melakukan semua langkah di atas, simpan perubahan dan restart Nginx dengan perintah:
sudo systemctl restart nginx
Akses situs Anda di browser dan pastikan tidak ada kesalahan. Anda seharusnya melihat halaman WordPress Multisite dengan sukses.
Konfigurasi Lanjutan
1. Mengatur Sub-Situs
Untuk membuat sub-situs baru, navigasikan ke My Sites > Network Admin > Sites > Add New. Isi detail yang diperlukan dan klik Add Site.
2. Menyediakan SSL
Pastikan untuk mengamankan situs Anda dengan SSL. Anda bisa menggunakan sertifikat gratis seperti Let's Encrypt. Untuk mengonfigurasi SSL, tambahkan blok server berikut:
server {
listen 443 ssl;
server_name yourdomain.com www.yourdomain.com;
ssl_certificate /etc/letsencrypt/live/yourdomain.com/fullchain.pem;
ssl_certificate_key /etc/letsencrypt/live/yourdomain.com/privkey.pem;
# Konfigurasi lainnya...
}
Best Practices
- Selalu backup database dan file sebelum melakukan perubahan besar.
- Update WordPress dan plugin secara teratur untuk menjaga keamanan.
- Gunakan plugin keamanan untuk mengamankan situs Anda.
- Monitor performa situs dan optimalkan sesuai kebutuhan.
Troubleshooting
Jika Anda mengalami masalah, berikut adalah beberapa langkah pemecahan masalah yang bisa dilakukan:
- Periksa log Nginx untuk menemukan kesalahan yang mungkin terjadi:
sudo tail -f /var/log/nginx/error.log
- Pastikan semua pengaturan DNS sudah benar dan domain mengarah ke server Anda.
- Periksa apakah ada plugin yang mungkin menyebabkan konflik dengan Multisite.
Kesimpulan
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda seharusnya berhasil mengkonfigurasi WordPress Multisite menggunakan Nginx dengan sub-directories. Pastikan untuk melakukan pemeliharaan yang rutin dan mengimplementasikan praktik terbaik agar situs Anda tetap aman dan berjalan dengan baik. Jika ada pertanyaan atau masalah, jangan ragu untuk mencari bantuan dari komunitas atau profesional.
Verifikasi Teknis
Panduan ini disusun berdasarkan referensi teknis terbaru. Namun, konfigurasi server dapat bervariasi. Lihat sumber referensi asli →
📚 Artikel Terkait

Cara Install WordPress dengan Nginx dan PHP 7.4 di CentOS 7
842 kata • Baca selengkapnya →

Cara Install WordPress dengan Nginx di FreeBSD
675 kata • Baca selengkapnya →

Cara Install WordPress dengan Nginx di Ubuntu 20.04
767 kata • Baca selengkapnya →

Cara Install WordPress di AlmaLinux 9 dengan Nginx
749 kata • Baca selengkapnya →